Kisah Beruang

Kisah Beruang 

Di sebuah aliran sungai cukup deras, berdiri seekor beruang yang sedang mencari ikan-ikan yang lewat. Saat itu bukan musim ikan bermigrasi sehingga jarang terlihat ikan berenang di sekitar aliran sungai itu.

Dari pagi, sang beruang dengan sabar menunggu mangsanya, matanya selalu sigap mengawasi aliran sungai. Setiap ada benda yang bergerak di dalam air tak luput dari pandangannya. Akan tetapi, matahari berada di atas kepala, sang beruang belum mendapatkan mangsa sama sekali. Perutnya sudah mulai kelaparan.

Hampir saja ia akan beristirahat ia melihat sekelebat benda langsung terbangun lagi dan mengamati dengan cermat. Ternyata seekor ikan kecil lewat di hadapannya dan segera sang beruang menangkapnya.

Ikan kecil itu menggelepar berusaha melepaskan diri, namun usahanya sia-sia karena tangan beruang menggenggamnya dengan kuat. Dan ketika sang beruang akan memakannya, ikan kecil itu berkata," Hai beruang, tolong lepaskan aku. Aku hanyalah ikan kecil, kau tidak akan kenyang makan dagingku. Lepaskanlah aku, nanti kalau aku sudah besar akan datang kepadamu dan kamu boleh memakanku." Kata ikan itu dengan muka memelas.

"Hai ikan kecil, maafkan aku, aku tidak bisa melepaskanmu, aku akan tetap memakanmu sekarang." Kata sang beruang.

Bukankah masih banyak ikan lain yang lebih besar dariku. Aku pasti tak ada artinya bagimu." Kata ikan.

"Hai ikan, tahukah kamu, mengapa tubuhku bisa sebesar ini? Tanya sang beruang.

"Karena kau sudah banyak makan ikan yang besar." Jawab ikan kecil.

"Salah, aku memakan semua ikan yang kutangkap. Aku tidak membedakan mana ikan yang besar atau yang kecil karena tak setiap hari ikan besar melintas di aliran sungai ini." Jelas beruang.

"Ohhhh...." lenguh ikan dengan pasrah.

0 komentar:

Post a Comment