Rotasi Kehidupan

http://media.viva.co.id/thumbs2/2014/04/25/249032_pergerakan-bintang-di-singapura_663_382.jpg
www.lppmnuansa.org
Hidup di dunia adalah jalan untuk menuju kebahagiaan hakiki di akhirat kelak. Kita harus melaluinya dengan penuh tanggungjawab dan sungguh-sungguh dalam melakukan semua kewajiban dan meninggalkan semua larangan-Nya. Kita sudah tahu peratuan ini sejak kita masih kecil. 

Namun pada perkembangannya kita mulai melupakan peraturan-peraturan itu satu persatu. Entah kita benar-benar lupa ataupun kita sengaja melupakannya. Semuanya adalah kodrat manusia yang sudah ditentukan oleh Allah SWT yaitu sebagai hamba yang pelupa dan banyak melakukan kesalahan.

Hidup di dunia memiliki sebuah rotasi tersendiri dimana manusia memiliki perasaan bahagia, sakit, dan biasa. Ketiga perasaan ini adalah rotasi perasaan manusia yang pasti dimiliki oleh setiap manusia.
Kita merasa bahagia dimana kita mulai melangkahkan kaki untuk berjalan. Bayangan-bayangan harapan bermunculan ketika kita mulai melangkah. Cita-cita seakan-akan terlihat di depan mata sehingga kita tidak menyadari bahwa sifat sombong mulai merasuk ke dalam jiwa kita. Sifat sombong itu menyelinap dengan halus bagai angin sepoi-sepoi yang menerpa kulit ari.

Ketika sifat sombong mulai bereaksi dalam tubuh kita, sedikit demi sedikit menguasai tubuh kita. Dan ketika sifat sombong itu benar-benar menguasai diri kita, kita akan mudah mengatakan bahwa apa yang kita lakukan adalah hal yang sangat mudah sehingga kita lupa pada hakikat kita sebagai manusia. Kita hanya merasakan bahwa apa yang kita lakukan adalah yang akan menentukan masa depan kita, padahal yang menentukan semuanya adalah Allah SWT. Akibatnya adalah kita merasa frustasi ketika kita tidak mendapatkan apa yang sudah kita usahakan.

Begitu juga sebaliknya, ketika kita mulai mendapatkan apa yang kita usahakan dengan sifat sombong yang melekat pada diri kita. Maka yang kita rasakan hanyalah perasaan biasa-biasa saja. Tidak ada perasaan bahwa yang sudah kita dapatkan adalah luar biasa karena sifat sombong sudah menutupi perasaan kita.

Tanpa bersyukur kita tidak akan mendapatkan kebahagiaan.
Tanpa bersyukur kita tidak akan merasakan apa yang Allah berikan.
Yang kita rasakan hanyalah kehampaan tanpa perasaan.
Itulah rotasi perasaan yang sudah menjadi surat takdiran dalam kehidupan masa sekarang.

1 komentar: