Surat Untuk Anakku

Dulu bunda berpikir, bunda yang akan mengajarkan banyak hal untuk kalian. Dulu bunda berpikir kalian yang akan meminta banyak hal terhadap bunda. Ternyata bunda salah, kalian yang banyak memberikan pelajaran terhadap bunda kalian yang telah memberikan banyak hal
tentang hidup untuk bunda.

Sembilan bulan bunda mengandung kalian,
melahirkan dan membesarkan kalian, selama itu pula bunda banyak belajar dari kalian.

Nak, bunda tahu bunda bukan orangtua yang sempurna untuk kalian. Tapi untuk kalian, bunda akan selalu belajar dan berusaha menjadi orang tua yang terbaik. Bunda tahu, bunda sadar terkadang bunda tak sabar saat menghadapi kalian
di saat sedang tantrum.

Nak, tahukah kalian, betapa hati bunda selalu menangis di saat kalian tidak bisa bunda handle.

Nak, hanya kalian yang selalu bunda sebut
dalam setiap doa bunda, bunda tak akan pernah minta balasan apapun kepada kalian, melihat kalian tersenyum, melihat kalian tertawa, melihat kalian tumbuh sehat sudah cukup untuk bunda.

Nak, bunda berjanji, bunda akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk kalian, untuk hidup kalian, dan untuk masa depan kalian, karena kalian hidup bunda, kalian harta bunda, kalian jiwa bunda.

Terimakasih nak untuk semua yang telah kalian lakukan dan kalian berikan untuk hidup bunda. Bunda selalu sayang dan cinta kalian, bidadari-bidadari kecil hidup bunda, Meisa dan Pita ♥

Author Eva Kurniasari
Edited by Much. Nasih Amin

Read More »

Jika Kamu Ingin Sembuh dari Pernyakitmu, Lakukanlah 3 Hal Berikut ini

https://lh5.googleusercontent.com/-5r9PX5HRdbw/U75S2HKqJqI/AAAAAAAA_S4/q0jk2RT_2O8/w506-h750/sembuh%2Bdengan%2Bsedekah.jpg
Siti Dewi Yanti
Penyakit/sakit itu datang dari Allah, melalui banyaknya perantara yang tidak terduga-duga. (Saya lebih suka menggunakan bahasa sakit). Sakit sendiri terbagi menjadi 2 macam, yaitu sakit dhohir dan sakit batin.
 Sakit dhohir adalah sakit yang terlihat, entah terlihat secara kasat mata atau yang terlihat jika menggunakan alat. Atau bisa disebut juga dengan sakit luar.

Sakit batin adalah sakit yang tidak terlihat, tidak terdeteksi oleh alat pendeteksi, tapi terasa sakit. Atau bisa disebut dengan sakit batin.

Walaupun keduanya ada berbeda, tapi keduanya sama-sama sakit yang harus segera diobati.
3 hal yang harus dilakukan oleh orang sakit agar cepat sembuh.

Jika kamu benar-benar ingin cepat sembuh, paling tidak kamu harus melakukan 3 hal berikut ini.

1. Berobat ke dokter

2. Berobat menggunakan Alquran

3. Pasrah

Berobat ke dokter

Ketika kamu merasa sakit, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah pergi ke dokter. Jangan lupa sebutkan semua keluhanmu agar dokter tahu penyakitmu. Karena tanpa tahu gejala pasien, dokter tidak tahu apa yang kamu derita bahkan akan salah dalam penangannya yang menyebabkan kerugian pada dirimu sendiri, dan bisa jadi kamu tambah sakit parah.

Biasanya dalam pendeteksian penyakit, dokter menggunakan bantuan alat. Jika alat yang digunakan mendeteksi penyakit yang kamu derita, maka dokter akan melakukan vonis berupa jenis penyakit yang kamu derita dan memberikan resep obat yang tepat.

Ingat beda pasien bisa jadi beda obat. Jadi jangan khawatir jika obat yang disarankan oleh dokter berbeda dengan obat yang disarankan oleh teman/saudara dll yang juga menderita penyakit yang sama. Karena bisa jadi dosisnya berbeda. Dan jika dipaksakan menggunakan obat yang belum dianjurkan oleh dokter, akan memperparah keadaan.

Semua itu dilakukan oleh dokter jika dia mendeteksi penyakit yang kamu derita, bisa dikategorikan kedalam penyakit luar/dhohir.

Tapi jika dokter tidak menemukan jenis penyakit yang kamu derita atau alat pendeteksi tidak menemukan tanda-tanda adanya penyakit, berhati-hatilah. Bisa jadi kamu menderita penyakit batin/dalam.

Yang perlu kamu lakukan adalah periksa kedokter 3 kali. Jika setelah 3 kali periksa, tapi tidak merasakan adanya tanda-tanda perubahan atau belum merasa lebih enakan, lakukanlah cara yang kedua yaitu berobat menggunakan Alquran.

Berobat menggunakan Alquran

Ketika dokter sudah tidak mampu menanganinya, maka kamu berobatlah menggunakan Alquran. Berobat menggunakan Alquran sangat dianjurkan seperti yang sudah kita ketahui bahwa obat hati ada 5 diantaranya adalah membaca Alquran beserta maknanya. Disebutkan pula dalam Alquran sendiri dalam surat Al-isra' ayat 82. Mengutip dari situs UMY Blog Staff berikut penjelasannya.

Al-Quran diwahyukan oleh Allah, antara lain sebagai obat (penawar) dan rahmat
(karunia) bagi orang- orang yang beriman.

Dan, meskipun al-Quran bisa juga dibaca oleh orang-orang tidak beriman, fungsinya sebagai obat (penawar) dan rahmat tidak akan dirasakan oleh mereka. Bukan karena kesalahan Alqurannya, tetapi karena mereka tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan obat (penawar) dan rahmat dari Allah melalui (media/sarana) Alquran itu.

Oleh karena itu, para ulama menjelaskan, bahwa untuk mendapatkan pengobatan dan rahmat Allah melalu media/sarana Alquran, setiap orang harus memenuhi persyaratan utamanya, yaitu: “iman”. Tanpa persyaratan utama itu, maka fungsi Alquran sebagai obat (penawar) dan rahmat dari Allah tidak akan pernah diperoleh oleh siapa pun, di mana pun dan kapanpun.

Dari penjelasan inilah, (kemudian) para ulama menjelaskan bahwa faktor utama yang akan mengakibatkan seseorang akan memperoleh kesembuhan dari setiap penyakit dan rahmat dari Allah adalah: “iman”. Semakin kokoh iman seseorang maka dengan media/ sarana Alquran, seseorang akan lebih bisa berharap untuk mendapatkan kesembuhan dari setiap penyakit dan rahmat dari Allah.

Dan sebaliknya, dengan (modal) keimanan yang lemah, seseorang akan mengalami kesulitan untuk mendapatkan kesembuhan dari semua penyakit yang menimpanya dan (juga) harapan untuk memperoleh rahmat dari Allah, karena lemahnya modal yang dimiliki. Apalagi ketika seseorang itu sama sekali tidak memiliki “iman”, maka harapan untuk mendapatkan kesembuhan dari penyakit yang diderita dan perolehan rahmat dari Allah dapat diprediksi sama sekali tidak akan pernah diperoleh.

Maka dari itu, agar kita bisa memperoleh kesembuhan dari semua penyakit yang tengah kita alami melalui pengobatan yang kita lakukan dengan media/ sarana Alquran dan juga harapan kita untuk menggapai rahmat dari Allah, kita (mulai saat ini) tidak boleh tidak, “harus” memerkokoh keimanan kita, sebagai prasyarat utama untuk menggapai kesembuhan (obat) dan rahmat dari Allah melalui proses pembacaan, pemahaman penghayatan dan pengamalan kitab suci Alquran. Baca selengkapnya
Pasrah
Setelah semua usaha sudah dilakukam semua, baik berobat ke dokter maupun berobat dengan menggunakan Alquran. Maka yang perlu kita lakukan adalah berdoa dan pasrah kepada Allah SWT. Pasrahkan semuanya kepada Allah SWT, karena Dialah yang Maha Kuasa atas semua yang berkuasa.
Dengan 3 cara tersebut berarti kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Semoga dengan 3 cara tersebut Allah SWT meridhoi kita aamiinn..
Read More »

Untuk Apa Hidup, Jika Semuanya Tak Peduli Padamu?

https://1.bp.blogspot.com/-F1bQ_2umXDU/V7xXj6PcL1I/AAAAAAAABh4/i6YihW1oD2g-fSDAYgeY_N5TZJT_TApkgCLcB/s640/B.jpg
semboyanhidup.blogspot.com
Aku tak tau apa yang harus aku lakukan
Aku tak tau apa yang sudah aku lakukan
Aku tak tau dengan ketentuan ini
Dikala ramai aku merasa sepi
Hidupku seperti air yang mengalir
Hidupku ku biarkan terhanyut oleh derasnya arus
Hidupku aku tak mengerti
Hidupku hilang namun tak pernah datang
Semuanya aku lalui
Terkadang aku rapuh
Aku jenuh
Aku tak tau apa yang harus aku lakukan
Perasaan ini tiada berarti
Read More »

Selembar Bait Puisi Untuk Ibu Pertiwi

Malam itu aku masih mengingatnya
Malam itu aku masih mengenangnya
Malam itu aku masih belum bisa melupakannya
Malam itu adalah malam penantianku
Malam itu adalah malam penantian semua orang.

Malam itu aku memaksamu
Malam itu aku menyeretmu
Malam itu aku tak peduli dengan rencanamu
Malam itu aku terus mengadu

Selembar bait puisi kutuliskan untuk Ibu Pertiwi
Selembar puisi ku persembahkan untukmu kekasih
Selembar puisi ku tuliskan untuk mengenangmu.. sang pujaan hati..

Aku masih terdiam kala itu
Aku masih terbingung-bingung kala itu
Aku masih cinta dengan kekasihku

Kekasihku Indonesiaku
Kekasihku Ibu Pertiwiku
Kekasihku Tanah Airku
Kekasihku Tumpah Darahku
Kekasihku oh kekasihku..

Aku masih ingat masa-masa itu dimana aku harus terus merajut tanpa bayaran
Aku masih ingat masa-masa itu dimana aku harus terus mencangkul tanpa penghasilan
Aku masih ingat masa-masa itu dimana aku menjadi budak-budak bangsa-bangsa yang tak bertanggung jawab
Aku masih ingat betull.. masa itu dan aku tak akan melupakannya

Hari ini aku merasa penuh harapan
Hari ini angin pagi bersahabat dengan hati
Hari ini langit terlihat lebih cerah
Hari ini adalah hari PROKLAMASI kemerdekaan Indonesia
Hari ini aku berharap untuk bisa memulai hidup baru yang semoga penuh harapan

Karya : Much. Nasih Amin
17 Agustus 2016

Read More »

Malam 17 Agustus

http://4.bp.blogspot.com/-PjziaxF7CMQ/VdnqXK5-yhI/AAAAAAAAAIA/gLu5GOGQIOQ/s1600/P_20150816_193752.jpg
http://gumpangrt10rw03.blogspot.co.id
Malam itu16 agustus 2016. Aku keluar dari rumah untuk sekedar mengikuti acara tasyakuran HUT RI ke-71. Di jalan aku melihat santri putri yang sedang bergerombol, entah sedang apa disana sehingga aku harus memutar balik badan dan mencari jalan lain untuk sampai ke tempat acara tasyakuran. Jalan kali ini lebih panjang.

Tapi aku tak peduli dengan jarak yang harus kutempuh. Aku terus berjalan melewati segerombolan pemuda yang juga sudah bersiap-siap untuk mengikuti acara tasyakuran seperti yang akan aku ikuti. Salah satu diantara mereka ada yang berkata,"lihatlah. Safi saja sudah berangkat." Itu yang aku dengar. Entah apa yang dikatakannya dua pemuda mulai berjalan agak jauh di belakangku.

Aku tersenyum dan tak peduli dengan keadaan itu. Aku masih sibuk pada pikiranku. Entah apa yang aku pikirkan aku masih terus berjalan. Menelusuri jalan raya aku terus berjalan tak menghiraukan keadaan sampai di depan rumah saudara, saudaraku berada di depan rumah entah apa yang sedang dia lakukan dia menoleh kearahku. Aku mengajak dia untuk berangkat bersama dengan bahasa isyarat.

Dia juga menjawabnya dengan bahasa isyarat yang artinya mempersilahkanku untuk berangkat terlebih dulu. Aku terus berjalan tak memperdulikannya. Dari sekitar 50 meter aku sudah melihat panitia yang bertugas menerima tamu. Sampai di depan mereka, aku berjabat tangan dengan mereka, dan aku dipersilahkan untuk langsung bergabung dengan tamu undangan lainnya.

Jarak penerima tamu dengan tempat acara adalah 40 meter. Baru berjalan beberapa langkah, ada suara memanggil-manggil namaku. "Safi, Safi." Kutengok ke arah sumber suara aku melihat temanku yang sedang duduk santai sambil sibuk dengan telpon genggamnya. Aku menghampirinya mengajak untuk gabung ke tempat acara, tapi dia hanya mempersilahkanku.

Dia beralasan sedang menunggu teman-temannya yang masih di jalan. Sehingga terjadilah percakapan panjang sampai salah satu panitia menghampiri kami dan memaksa kami untuk bergabung ke tamu undangan lainnya.
Read More »

Status Facebook Terpopuler 2016

http://ngecoding.com/images/bank/Media-Sosial-Terbaru.jpg
ngecoding.com

Berbicara tentang facebook ada banya plus minusnya. Disadari ataupun tidak ternyata banyak orang yang memposting sesuatu yang sangat bermanfaat untuk orang lain.
 
Bagaimana cara mereka menulis status itu?

Baca selengkapnya

Nurul Azizah

ketika orang nanya "kok milih dia jadi suami lo?" dia yg menurut lo gak bisa dibanggakan adalah laki2 yang berani berkorban buat wanitanya. Mungkin klasik ketika ada yg bilang "kalo cinta badai hujan menerjang tetap dikejar"

Tapi itu yang gue alamin dari awal kenal 10 tahun yang lalu sampai saat ini dari yang sering jemput sekolah, jemput les, gue nyari kampus, tes SNMPTN, ngambil formulir kuliah, sampai antar jemput waktu kuliah dulu, pas kerja pun sering dijemput dan disuruh tinggalin motor di kantor.

Sering kali gue pulang kerja larut malam, selalu dijemput dan setelah dijemput gue selalu nyuruh dia langsung pulang. apa dia marah? gak! Dia pulang ke bekasi dengan senang hati. Sampai saat ini dia yg nganter gue main sama temen2, ditungguin sampai pulang. Apa gue merasa terkekang? gak! karna gue anggap begitu cara dia melindungi gue.

Dia bukan malaikat yg tanpa cela dan bukan yg bisa selalu buat gue bahagia, tapi dia tau bagaimana cara melindungi wanita nya. Dari yang dulu gue gak demen2 amat, sampai gue bener2 sering jatuh cinta untuk kesekian kali nya sama laki2 yang sama.

Dari yg dia dulunya selalu ngajak nikah, sampai gue sendiri yg bilang siap dinikahin. Emang gak bisa kita cuma makan cinta. Tapi menurut gue dengan ngeliat pengorbanan laki2 yang begitu besar, dia gak mungkin bakalan ngajak gue hidup sengsara.

Gak pernah ada sebucket bunga di atas meja, atau hadiah2 kecil untuk menyenangkan istrinya. Tapi itu gak jadi persoalan, dengan ngeliat dia selalu inget ibadah itu suatu yg paling romantis buat gue. Walaupun orang lain banyak yg memandang minus suami gue, dibilang ini dibilang itu, disalahin begini disalahin begitu. Tp menurut gue, dia adalah sesosok manusia yg Allah swt berikan yang akan mendampingi dan melindungi gue sampai akhir hayat nanti... aamiin...

Hanya Allah swt yang bisa membolak balikan hati, semoga Allah swt, menetapkan hatinya hanya untuk gue. Apapun yg orang katakan tentang dia, tapi dia tetap jadi hero buat gue. Karna gue tau akan selalu ada laki2 baik2 untuk wanita yg baik2 pula. Materi bisa dicari, tapi akhlak yg baik tidak bisa dibeli.
Read More »

13 Pepatah Negeri Tirai Bambu Yang bisa jadi Motivasi Kamu

Pepatah Cina
Pepatah Cina
Assalamualaikum Wr.Wb

Pembaca yang budiman, Negeri Cina adalah sebuah negara besar yang terkenal dengan panorama wisatanya yang memukau itu, ternyata menyimpan begitu banyak hal menarik. Bangsa Cina memang telah mencapai peradaban yang amat tinggi. Saat ini, masyarakat Negeri Tirai Bambu sudah menguasai beragam khazanah kekayaan ilmu pengetahuan dan peradaban. Tak bisa dipungkiri bahwa umat Islam juga banyak menyerap ilmu pengetahuan serta peradaban dari negeri ini. Beberapa contohnya antara lain, ilmu ketabiban, kertas, serta bubuk mesiu, filsafat dan lain
sebagainya. 

Berikut ini kumpulan pepatah Cina yang sekiranya bisa menjadi dorongan motivasi untuk kita semua agar lebih baik lagi dalam menjalani kehidupan.

1. Mereka yang terburu buru mengharapkan hasil, cenderung tidak mendapatkan apapun pada akhirnya. Perhatian pada peristiwa sehari hari adalah jalan keluarnya.

2. Dengan uang anda dapat membeli jam tetapi tidak dapat membeli waktu. Dengan uang anda dapat membeli tempat tidur tetapi tidak dapat membeli tidur. Dengan uang anda dapat membeli  buku tetapi tidak dapat membeli pengetahuan. Dengan uang anda dapat membeli dokter tetapi tidak dapat membeli hidup sehat. Dengan uang anda dapat membeli kedudukan tetapi tidak dapat membeli kehormatan. Dengan uang anda dapat membeli darah tetapi tidak dapat membeli hidup.  Dengan uang anda dapat membeli seks tetapi tidak dapat membeli cinta. 

3. Berikan kepadaku seekor ikan dan aku makan selama satu hari. Ajari aku memancing dan saya akan makan seumur hidupku.

4. Jangan takut bila punya salah dan kekurangan. Lebih buruk lagi bila tahu salah tetapi tidak memperbaikinya.

5. Jika seseorang hanya melakukan apa yang diminta darinya, maka ia adalah seorang budak. Jika seseorang melakukan lebih dari yang diminta darinya, ia adalah seorang yang bebas.

6. Jangan takut bila maju perlahan, takutlah bila tidak ada kemajuan.

7. Hati nurani yang bersih tidak pernah takut pada ketukan pintu di tengah malam.

8. Orang yang berkata bahwa sesuatu tidak dapat dikerjakan tidak boleh mengganggu orang yang
sedang mengerjakannya.

 9. Tujuan memperoleh pengetahuan adalah memelihara karakter seseorang. Tetapi orang yang hanya mengejar pengetahuan sebagai tujuan akhir, akan kehilangan makna pendidikan.

10. Saya mendengar dan saya lupa. Saya melihat dan saya ingat Saya melakukan dan saya pun mengerti.

11. Keberhasilan terbesar bukanlah karena tidak pernah gagal, tetapi bagaimana kita bangkit setiap kali kita mengalami kegagalan.

12. Tidak memikirkan masa lalu dan masa depan, tetapi nikmati satu saat ke saat lainnya adalah keberuntungan sejati.

13. Setiap benda ada gunanya, betapapun rendahnya, setiap hal punya tempatnya di alam ini.

#Edisi SI Kecil Dan Uang
#Sekedar Info

ADA 4 POIN PENTING YANG
BISA KITA AJARKAN KE ANAK
SEJAK DINI:
1. Earning Money
2. Spending Money
3. Saving Money
4. Giving Money
Written by Fatminatul Istiani
Edited by Much. Nasih Amin
Read More »

Hidup untuk dijalani Bukan untuk Disesali, Tapi Jalan Kehidupan Terkadang Membingungkan

Lagi-lagi bermasalah dengan kehidupan. Semua orang tidak bisa terlepas begitu saja dari berbagai rintangan dalam kehidupan. Kita semua harus menjalaninya sampai di penghujung usia.

Memang hidup ini hanya perlu dijalani. Tidak perlu gelisah, tidak perlu menyusahkan diri sendiri, jalani saja dengan sepenuh hati.

Ketika kita sudah seperti tidak kuat lagi dalam menjalani kehidupan, serahkan saja semuanya pada Sang Pencipta Jagat Raya ini. Yakinkan hati ini untuk menerima garis takdir yang sudah ditentukan.

Setiap orang wajar untuk menginginkan sesuatu. Kita pasti punya cita-cita. Semua orang pasti punya harapan dan kita juga punya harapan. Namun semuanya sudah ditentukan. Segala upaya apapun, segala usaha apapun, jika takdir sudah berbicara, semua itu akan terjadi atau semua itu tidak akan pernah terjadi.

Terkadang kita merasa bahwa hidup ini tidak adil. Terkadang kita merasa bahwa Tuhan tidak sayang kepada kita.

Tapi tahukah kita jika sebenarnya kehendak Tuhan lebih dari segalanya, Tuhan Maha Tahu dari semua yang tahu.

Takdir kita adalah yang terbaik untuk kita. Takdir kita tak melebihi batas kemampuan kita. Takdir kita lebih adil dari pada keinginan dan pengharapan kita.

Syukuri saja apa yang ada. Syukuri saja apa yang sudah menjadi ketentuan untuk kita.

Sebenarnya hidup ini hanyalah sebuah perjalanan jarak dekat, namun penuh fatamorgana kehidupan. Sebenarnya hidup ini hanyalah perhentian singkat, tapi penuh tipu muslihat. Sebenarnya hidup ini hanyalah sebuah ladang sekali pakai, tapi penuh hama yang menghambat. Semuanya itu yang menjadikan hidup seakan-akan lebih panjang, lebih mengerikan, dan lebih dari bayangan yang melebihi realita kehidupan.

Sebenarnya hidup itu simple. Bukan tentang kepandaian, bukan tentang kemenangan, bukan tentang jagoan. Tapi hidup adalah ketekunan, rutinitas yang terus menerus dan istiqomah dalam rangka melakukan semua perintah dan menjauhi dari larangan Sang Penguasa Jagat Raya.

Jadi, jangan pernah menyesali apa yang telah terjadi. Yang perlu kita lakukan adalah memperbaiki, memperbaiki, dan memperbaiki setiap ketidakpasan yang telah terjadi agar kita menjadi manusia sejati :)

Read More »

Kupas Tuntas Wacana dari Mendikbud Muhadjir Effendy Tentang Full day School

Hari ini sedang marak-maraknya pembicaraan tentang wacana full day School alias sekolah seharian dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Muhadjir Effendy dengan target SD dan SMP. Wacana ini menimbulkan kontroversi di masyarakat. Terutama di lingkungan santri.

Banyak yang mengkhawatirkan tentang nasib sekolah berbasis agama (TPQ/Madin/dll) karena jam sekolahnya akan bentrok jika fullday school benar-benar diterapkan. Dan mereka khawatir jika wacana ini benar-benar diterapkan, sekolah berbasis agama ini akan hilang dan generasi penerus akan rusak.

Menurut bapak Muhadjir dalam Tempo.co, wacana ini mengandung 3 alasan.
1. Tidak ada jam pelajaran
2. Orang tua bisa menjemput ke sekolah
3. Membantu sertifikasi guru

Tidak ada jam pelajaran
Full day school adalah jam pelajaran ditambah ekstrakulikuler. Jadi cuma ditambah ekstrakulikuler saja.

Orang tua bisa menjemput ke sekolah
Asumsinya semua orang tua bekerja sampai jam 5. Jadi pulang kerja langsung menjemput anaknya.

Membantu sertifikasi guru
Dengan adanya full day school maka guru akan semakin mudah mendapatkan sertifikasi. Asumsinya dengan adanya program full day school maka guru akan lebih mudah mendapatkan 24 jam mengajar dalam seminggunya.

Dari 3 alasan tersebut sudah sangat jelas manfaatnya, jika program tersebut sesuai dengan kondisi lingkungannya. Tapi jika kita lihat pada kenyataannya, banyak kondisi masyarakat yang tidak sesuai dengan program tersebut. Mulai dari masalah pekerjaan sampai dengan masalah sekolah keagamaan.

Bagaimana tanggapan saya tentang fenomena ini?

Kalau saya pribadi, tentang program ini sangat setuju. Dengan catatan, tidak serta merta program ini diterapkan seperti alasan di atas. Karena memang kondisi lapangan kurang cocok dengan program ini terutama di lingkungan santri.

Jika program full day school diterapkan seperti itu adanya, tentunya akan ada ketimpangan yang sangat fatal dimana salah satu unsur pendidikan harus terhapuskan. Seperti opini-opini yang bertebaran di media sosial yang sedang marak yaitu mengkhawatirkan tentang sekolah-sekolah keagamaan, mereka mengecam untuk membatalkan rencana program full day school dengan alasan kekhawatiran tentang nasib moral anak-anak yang akan menjadi generasi penerus. Dari sini sudah jelas akan berdampak tidak baik dalam kesejahteraan sosial.

Lantas bagaimana program full day school yang baik itu menurut saya?

Menurut saya. Jika memang benar-benar program full day school ini akan diterapkan, semuanya harus diatur sedemikian rupa agar semuanya terstruktur dengan baik tanpa adanya penghapusan salah satu unsur pendidikan yang juga sebagai tonggak kesejahteraan sosial.

Bagaimana caranya?

Dengan cara menyediakan ruang untuk belajar keagamaan yang cukup. Intinya adalah semua kegiatan yang telah ada jangan sampai dihilangkan.

Maksudnya bagaimana?

Hal ini berkaitan dengan proses. Jadi dalam menjalankan proses ini pasti akan memerlukan banyak waktu lagi. Ibarat anak kecil yang baru belajar. Seperti reformasi.

Apa sih manfaatnya?

Dalam jangka pendek manfaatnya belum nampak jelas. Tapi jika program ini terlaksana dengan baik, dalam jangka panjangnya akan membuahkan hasil yang sangat baik.

Dalam jangka panjang manfaatnya adalah memunculkan karakter disiplin dalam jiwa siswa, melindungi siswa dari pergaulan yang tidak diinginkan, menambah kreativitas siswa dengan adanya ekstrakulikuler dll.

Coba saja anda bayangkan jika jadwal sekolah teratur, menggabungkan antara sekolah umum dengan sekolah keagamaan. Asumsikan sekolah dari pukul 07.00-17.00 . Berarti 10 jam. Kita bagi 4. Lima jam untuk pelajaran umum, 1 jam setengah untuk istirahat sholat makan, 2 jam untuk pelajaran keagamaan, dan 1 jam setengahnya lagi untuk ekstrakulikuler. Tentunya hal ini akan lebih efektif untuk masa depan anak-anak.
Seperti alasan dari bapak menteri Muhadjir yang mengatakan bahwa dengan full day school anak-anak didik akan terjaga dari pergaulan yang tidak terawasi oleh orangtua. Saya setuju dengan alasan tersebut.

Kalau saya membayangkan. Dengan adanya program full day school secara tidak langsung mempersempit peluang pengangguran, artinya anak-anak akan lebih terarahkan ke kegiatan yang lebih bermanfaat dari pada bergaul bebas tanpa pengawasan orang tua. Jika saja semua anak sekolah tentunya akan mengurangi juga premanisme.

Saya ambil kesimpulan dengan adanya program full day school akan bermanfaat bagi kelangsungan proses sosialisasi anak-anak peserta didik dengan baik yang terhindar dari pergaulan bebas tanpa pengawasan dari orang tua, memunculkan kreativitas dan mendisiplinkan peserta didik mulai sejak dini.

Tapi tentunya butuh proses yang panjang dengan program yang diatur dengan baik yang mempertimbangkan berbagai hal sebagai penunjang dalam merealisasikan program full day school ini.

Bagaimana tanggapan anda?

Read More »